Untuk mengembangkan Pusat Pendidikan Latihan dan Produksi Budidaya Laut Politeknik Padamara melalui penguatan sumber daya manusia dan sumberdaya penunjang lainnya sehingga mampu berkembang dan mampu memberdayakan masyarakat serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Maluku Utara secara khusus dan Maluku secara umum, serta dalam rangka melaksanakan TUPOKSI Balai Budidaya Laut Ambon khususnya pengembangan budidaya laut di wilayah kerja maka pada hari Jumat, 24 Januari 2014 BBL Ambon dan Politeknik Padamara Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara telah melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU).
Penandatanganan MoU ini dilakukan di Ruang Rapat BBL Ambon oleh Kepala BBL Ambon Ir. Nono Hartanto, M.Aq dan Direktur Politeknik Padamara Tobelo Prof. DR. Ir. J. L. Nanere, M.Sc. Disaksikan jajaran pimpinan Politeknik Padamara dan jajaran pimpinan BBL Ambon. Dijajaran Pimpinan Politeknik Padamara hadir para Pembantu Direktur, Ketua Jurusan, Sekertaris Jurusan dan Ketua Program Studi yang ada di Politeknik Padamara. Sedangkan dari Balai Budidaya Laut Ambon hadir Kepala Seksi Pelayanan Teknis,, M.Si, Kasubag Tata Usaha, Kasie Standarisasi dan Informasi dan seluruh kordinator divisi.
Kerjasama BBL Ambon dengan Politeknik Padamara ini merupakan perjanjian kerjasama yang ketiga BBL Ambon dengan dunia kampus. Dua perjanjian kersama sebelumnya adalah dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Ambon dan Fakultas Perikanan Universitas Darusalam Ambon, namun ini merupakan kerjasama yang pertama untuk lembaga pendidikan tinggi di luar Provinsi Maluku.PenandatangananMou1

Dalam sambutannya Kepala Balai Budidaya Laut Ambon menyatakan kerjasama ini sangat penting mengingat di dunia budidaya perikanan laut sudah sangat berkembang, namun bila dibandingkan dengan negara lain Indonesia masih ketinggalan. Tentu untuk mengejar ketertinggalan itu butuh keterlibatan dan kerjasama semua pihak. Pada kesempatan itu juga kepala Balai Budidaya Laut Ambon menginformasikan bahwa saat ini Balai Budidaya Laut Ambon telah berhasilkan membenihkan 4 jenis ikan komoditas unggulan yaitu ikan kerapu bebek, kerapu macan, kerapu sunu, kuwe, dan 4 jenis ikan hias yaitu ikan mandarin, nemo, Banggai Cardinal/Capungan Ambon dan betok ambon. Selain itu Laboratorium Hama dan Penyakit Ikan Balai Budidaya Laut Ambon sudah bisa menganalisa penyakit yang disebabkan oleh virus, analisa residu dan withdrawal obat dalam tubuh ikan, kajian lingkungan Teluk Ambon Bagian Dalam untuk kepentingan budidaya laut. Selanjutnya akan diujicobakan dan butuh penelitian bersama adalah pengembangan pembenihan ikan kerapu kertang, aquaculture engineering dan pengembangan bioteknologi dan pembuatan pakan ikan murah.

Penandatanganan Mou2

Senada dengan Kepala Balai Budidaya Laut Ambon Direktur Politeknik Padamara Tobelo menyatakan bahwa penanda tanganan MoU ini sangat penting dan strategis untuk pengembangan dunia perikanan dimasa yang akan datang. Disampaikan juga oleh Nanere bahwa dengan adanya kerjasama ini semakin meneguhkan visi politeknik Padamara Tobelo untuk mengembangkan jurusan dan program studi yang berbasis potensi daerah dari hulu ke hilir. Lebih lanjut dikatakan oleh Nanere bahwa Politeknik Padamara Tobelo telah mengembangkan program studi agriculture dengan konsep terpadu dari hulu ke hilir, oleh karena itu kerjasama dengan BBL Ambon ini berkaitan dengan pengembangan program pendidikan marine culture terpadu dari hulu ke hilir. Nanere menyatakan bahwa setelah meninjau BBL Ambon beberapa waktu sebelumnya maka kami melihat BBL Ambon merupakan Instansi/lembaga yang tepat untuk mendukung visi kami mengembangkan marine culture terpadu di Politeknik Padamara Tobelo.

Nono Hartanto dan Nanere berharap bahwa dengan adanya kerjasama ini dapat mendorong peningkatan pengembangan dan kemajuan pembangunan perikanan di kawasan Timur Indonesia.