Kebutuhan benih bagi masyarakat dan pengusaha untuk keperluan pembesaran untuk saat ini
dan waktu yang akan datang sangatlah besar. Dari jumlah produksi tersebut sangat tidak mencukupi
permintaan benih bagi pembudidaya di wilayah kerja Balai Budidaya maupun di luar wilayah
kerja.Sebagai langkah antisipatif guna meminimalisasi permasalahan diatas adalah melalui upaya
penyediaan pasokan benih melalui kegiatan pembenihan, namun masih terbentur kendala pada
pemeliharaan larva rearing yang belum stabil untuk setiap musim yang sangat dipengaruhi kondisi
perairan (sumber mutu baku air), cuaca dan musim hujan yang berkepanjangan sehingga
berpengaruh terhadap penyediaan pakan alami, yang pada akhirnya sangat berpengaruh terhadap SR
larva yang masih rendah sehingga target produksi belum dapat tercapai. Untuk itu perlu dilakukan
pemantauan kualitas air secara berkesinambungan untuk memperoleh interpretasi data berdasarkan
musim. Interpretasi data kualitas air ini diharapkan bisa menjadi data dukung dalam pengembangan
komoditas di BBL Ambon. Serta dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan atas perubahan musim
terhadap kondisi kualitas air pada bak pemeliharaan benih kerapu di BBL Ambon.

 

Selengkapnya download pada bagian ini