Oleh :
Atiek Pietoyo, Hariyano, Heru Salamet dan Rajab Mahu

Cahaya dapat mempengaruhi ikan pada waktu memijah dan pada larva. Jumlah cahaya yang tersedia
dapat mempengaruhi waktu kematangan ikan. Jumlah cahaya juga mempengaruhi daya hidup larva ikan
secara tidak langsung, hal ini diduga berkaitan dengan jumlah produksi organik yang sangat dipengaruhi
oleh ketersediaan cahaya. Cahaya juga mempengaruhi tingkah laku larva dan pertumbuhan. Berdasarkan
latar belakang tersebut, maka yang menjadi permasalahan adalah Bagaimana meningkatkan kelulusan
hidup benih di Keramba Jaring Apung (KJA) dengan melihat ukuran benih waktu di tebar, padat tebar dan
penggunaan lampu untuk penyedia pakan zooplankton dari alam untuk ikan hias mandarin fish
(Synchiropus splendidus ).
Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan April sampai September 2013 bertempat di KJA Balai Budidaya
Laut Ambon di Perairan Teluk Ambon Dalam. Wadah pemeliharaan pengujian sebanyak 3 buah dengan
ukuran 1 x 1 x 1,5 m dan 3 buah lampu dimana waring pertama tanpa lampu, waring kedua dengan satu
lampu dan waring ketiga dengan 2 buah lampu.

Berdasarkan hasil yang diperoleh, laju pertumbuhan ikan mandarin fish pertambahan panjang ikan
yang diberi penerangan dengan 2 lampu yaitu (0,0123) lebih cepat bila dibandingkan ikan yang diberikan
penerangan dengan 1 lampu (0,0093) dan 3 lampu (0,0108). Dan kelangsungan hidup ikan yang diberi
penerangan dengan 2 lampu lebih baik dari penerangan dengan 1 lampu dan 3 lampu. SR untuk ketiga
perlakuan, berturut-turut adalah 82%, 89% dan 81%. Memperhatikan hasil yang diperoleh dalam kegiatan
ini, maka dapat disarankan: untuk mengoptimalkan pertumbuhan ikan dikeramba jarang apung dalam
suatu kegiatan budidaya perlu diberi penerangan yang optimal untuk memaksimalkan pengumpulan
plankton.

Selengkapnya download pada bagian ini