Ditengah keraguan banyak pihak terhadap kondisi Teluk Ambon Dalam sebagai lokasi pengembangan budidaya ikan laut, Balai Budidaya LPenimbangan Ikan di Kapal Pembeliaut (BBL) Ambon dan masyarakat pembudidaya ikan laut di Teluk Ambon Dalam pada Sabtu 20 September 2014 melakukan panen dan penjualan ikan kerapu hasil usaha budidaya mereka di Teluk Ambon Dalam. Menurut Kordinator pembesaran BPBL Ambon Dony G. Patipeilohy, M.Si, penjualan dilakukan langsung di keramba jaring apung milik masyarakat pembudidaya dan BPBL Ambon. Kapal pengangkut KM Guna Bahari milik pengusaha Rizal yang langsung melakukan penimbangan ikan kerapu tersebut. Jenis-jenis ikan kerapu yang dijual tersebut antara lain kerapu bebek, kerapu macan dan kerapu cantang. Total berat ikan kerapu yang dipanen untuk di jual tersebut sebanyak 1.525 kg dengan rincian kerapu bebek 25 kg dan kerapu macan 1.500 kg . Sedangkan harga yang diberikan oleh Rizal untuk masing-masing jenis kerapu adalah kerapu bebek Rp. 300.000,-/kg, dan kerapu macan Rp. 80.000,-/kg .

 

Lebih lanjut dikatakan oleh Patipeilohy bahwa dengan adanya panen dan penjualan ikan kerapu hasil budidaya masyarakat di Teluk Ambon Dalam, menepis anggapan yang pesimistis banyak kalangan bahwa perairan Teluk Ambon Dalam kurang layak untuk budidaya ikan laut. Hal ini juga menunjukan bahwa dari segi pemasaran produksi budidaya ikan laut tidak menjadi masalah bahkan menurut Rizal pengusaha yang membeli ikan kerapu ini semakin banyak yang di produksi akan semakin baik bagi kami pembeli karena bila kapal kami telah penuh dengan hasil di Teluk Ambon Dalam saja maka kami juga merasa terbantu. Sehingga tidak berkeliling lagi mencari ikan di tempat lain yang tentunya membutuhkan tambahan biaya bahan bakar dan waktu.
Diharapkan dilakukannya panen dan penjualan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan, membangkitkan gairah masyarakat yang berada di sekitar Teluk Ambon Dalam untuk melakukan usaha budidaya ikan laut dan di panen yang akan datang jumlah produksinya semakin tinggi.