Ikan hias Banggai Cardinalfish (Pterapogon kauderni) dikenal juga dengan nama Ikan Capungan Banggai atau Banggai Cardinal dan dalam bahasa lokal disebut ikan capungan atau bibisan. Ikan ini merupakan spesies ikan laut endemik di Kepulauan Banggai, Propinsi Sulawesi Tengah. Ikan hias khas Sulawesi ini menjadi salah satu ikan hias yang diincar para penggemar sejak tahun 1990 dengan tingkat permintaan yang sangat tinggi. Pada tahun 2008 penangkapan ikan ini mencapai 236.373 ekor dalam setahun di dua lokasi yaitu Bone Baru dan Toropot.
Ikan Banggai Cardinalfish telah disebutkan sebagai spesies yang patut dilindungi bahkan ada usulan agar penangkapan dan perdagangannya dihentikan demi kelestarian spesies tersebut. Namun, hasil survei lebih lanjut menunjukkan bahwa populasi Banggai Cardinalfish dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan jika dikelola dengan baik. Upaya tersebut berupa penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan, penangkapan dengan ukuran yang telah disepakati bersama yaitu 2 – 3 cm, lokasi penangkapan yang selalu berpindah setiap minggunya serta kegiatan budidaya in-situ yang sedang dikembangkan sebagai usaha alternatif.
Dalam rangka mendukung upaya tersebut di atas, Balai Budidaya Laut Ambon telah melakukan kegiatan pembenihan Banggai Cardinalfish sejak tahun 2010 dan masih berlanjut hingga sekarang. Kegiatan tahun 2010 – 2012 yang dilakukan di bak fiber dan bak beton menghasilkan benih yang relatif sedikit dan Survival Rate yang rendah. Untuk itu pada tahun 2013 dilakukan upaya peningkatan produksinya melalui kegiatan budidaya di KJA. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memproduksi benih ikan hias banggai cardinalfish di KJA dengan paket teknologi budidaya sederhana yang dapat diterapkan masyarakat.

 

 

Selengkapnya download pada bagian ini