Ambon, Pembudidaya ikan Teluk Ikan Hias Hasil Panen di KJAAmbon dan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon Jumat, 31 Oktober 2014 melakukan panen perdana ikan hias laut yang dipelihara di Keramba Jaring Apung (KJA) perairan Teluk Ambon Bagian Dalam Ambon Maluku.

Menurut ketua kelompok pembudidaya ikan hias laut Desa Waiheru La Musu bahwa jenis ikan hias laut yang di panen antara lain, Clown Picasso, clown platinum dan clown biak dan jumlah ikan yang dipanen sebanyak 500 ekor dengan rincian Clown Picasso 100 ekor, clown platinum 50 ekor dan clown biak 350 ekor.
Lebih lanjut disampaikan oleh La Musu bahwa para pembudidaya ikan hias laut di Teluk Ambon Bagian Dalam sengaja mengundang BPBL Ambon pada panen perdana ini adalah sebagai wujud terima kasih para pembudidaya kepada BPBL Ambon. Sebagaimana diketahui usaha budidaya ikan hias laut di KJA di Teluk Ambon Dalam dapat dilakukan karena mendapat dukungan penuh dari BPBL Ambon. Dukungan mulai dari penyediaan benih, pendampingan teknologi, vaksinasi bahkan sampai pada kesediaan BPBL Ambon mencari pasar ikan hias produksi pembudidaya.
Mewakili Kepala BPBL Ambon, Kepala Divisi Ikan Hias BPBL Ambon, Heru Salamet, M.Si menyatakan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa panen perdana ikan hias laut ini dapat dilakukan mengingat pembesaran ikan hias laut di KJA merupakan kegiatan rintisan BPBL Ambon. Inilah baru pertama kali ikan hias laut dipelihara oleh masyarakat di KJA.
Lebih lanjut Salamet menyatakan bahwa kegiatan pemeliharaan ikan hias laut oleh masyarakat di KJA merupakan usaha BPBL Ambon mendiseminasikan teknologi terapan budidaya ikan hias laut yang telah diperoleh. Diharapkan dengan adanya panen perdana ini dapat memberikan rangsangan dan memotivasi para pembudidaya untuk lebih giat bekerja memaksimalkan potensi perairan Teluk Ambon Dalam Kota Ambon. Apalagi pemeliharaan ikan hias laut ini relatif singkat lebih kurang dua bulan pembudidaya sudah bisa panen dan dapat uang. Disamping itu permintaan pasar akan hias laut saat ini masih sangat tinggi bahkan permintaan pasar tersebut belum bisa terpenuhi karena stok produksi yang masih terbatas. Dengan banyak usaha pemeliharaan ikan hias oleh masyarakat maka ini akan sangat membantu dalam pemenuhan permintaan pasar akan ikan hias laut dan ini akan menjadikan Ambon sebagai pusat pengembangan ikan hias laut di Indonesia pungkas Salamet.