Ambon. Dalam rangka mendapat informasi terkait perkembangan teknologi perikanan budidaya, pada Jumat, 2 Januari 2015 Sekolah Tinggi Perikanan Hatta-syahrir dan Politeknik Muhammad Hatta Pulau Banda Maluku mengunjungi Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon. Pada kesempatan kunjungan ini rombongan perguruan tinggi dari Pulau Banda tersebut didampingi oleh tokoh masyarakat Banda dan anggota DPRD Provinsi Maluku Komisi C, Saadiyah Uluputy, ST. Rombongan diterima oleh kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon, Ir. Nono Hartanto, M.Aq diruang kerjanya.

 

Kunjungan Rombongan Hatta-Syahrir dan Tokoh Masyarakat Banda di KJA1

Dalam pertemuan yang berlangsung santai tersebut Madhap Ode Kaidi, SPi, Staf pengajar STP Hatta – Syahrir dan Politeknik Muhammad Hatta menyatakan bahwa kedatangan mereka bersilaturahmi dengan kepala BPBL Ambon adalah ingin mendapatkan informasi perkembangan budidaya perikanan laut, menjajaki kemungkinan kerja sama dan melihat dari dekat proses kegiatan budidaya perikanan laut. Menambahkan apa yang disampaikan oleh Madhap, Haji Jufri Rahim Tokoh masyarakat Banda menyampaikan bahwa kepulauan Banda mempunyai potensi perikanan laut yang sangat besar baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya, hanya saja selama ini terkendala pada penanganan yang belum memadai dari pemerintah. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami meminta BPBL Ambon untuk turut berkontribusi dalam pengembangan perikanan di kepulauan Banda.

Menjawab apa yang disampaikan oleh perguruan tinggi dan permintaan tokoh masyarakat tersebut Kepala BPBL Ambon menyatakan bahwa prinsipnya sebagai instansi pemerintah kami siap melayani masyarakat sesuai dengan bidang tugas pokok dan fungsi kami. Lebih lanjut Nono Hartanto menyampaikan bahwa BPBL Ambon merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknik (UPT) dari 14 UPT Direktorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai UPT, BPBL Ambon terbatas pada penyediaan teknologi budidaya perikanan laut. Oleh karena itu bila dampingan teknologi ini dibutuhkan oleh masyarakat Banda maka itu dapat dipenuhi oleh mBPBL Ambon namun kalau berkontribusi lebih seperti bantuan sarana dan prasarana budidaya maka baiknya bisa disinergikan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten atau Provinsi. Terkait dengan keinginan dari STP Hatta-Syahrir dan Politeknik Muhammad Hatta untuk kemungkinan kerja sama dengan BPBL Ambon, Nono Hartanto sampaikan kami sangat mendukung dan meminta segera direalisasikan dengan membuat draft perjanjian kerjasamanya.

Mengakhiri pertemuan dengan kepala BPBL Ambon, Rombongan dari STP Hatta- Syahrir, Politeknik Muhammad Hatta dan Tokoh Masyarakat kepulauan Banda mengundang Kepala BPBL Ambon untuk mengunjungi Banda dan memberikan kuliah umum di STP Hatta-Syahrir dan Politeknik Muhammad Hatta.