Bulan: Juni 2015

KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SDM KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN BERIKAN PEMBEKALAN KEPADA PEGAWAI BPBL AMBON

 Ambon, Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan, DR. Suseno Sukoyono pada Senin, 8 Juni 2015 memberikan pembekalan kepada seluruh pegawai Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon di Aula BPBL Ambon. Pada acara pembekalan tersebut Suseno Sukoyono menyampaikan bahwa pada saat sekarang ini kita sudah menghadapi era globalisasi yang berdampak pada adanya perubahan yang sangat cepat. Dampak globalisasi tersebut menghadirkan permasalahan baru kepada kita. Sebagai contoh adanya perubahan tersebut misalnya penjenjangan karier di birokrasi pemerintahan dimana sebelumnya penjejangan karier di birokrasi bersifat tertutup dimana kalau seorang PNS diangkat sebagai pejabat dieselon tertentu maka penentuannya hanya diinternal instansi...

Read More

Ini Daerah yang Jadi Kantong Kemiskinan di Indonesia

JAKARTA — Pemerintah terus berupaya mengurangi kantong kemiskinan di berbagai wilayah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2014, kemiskinan di daerah tertinggal mencapai 16,64 persen atau jauh di atas angka nasional sebesar 10,96 persen. Bahkan jika dilihat per provinsi, Papua adalah wilayah terbesar dengan angka 27,8 persen, disusul Papua Barat 26,3 persen, Nusa Tenggara Timur (NTT) 19,6 persen, Maluku 18,4 persen, dan Gorontalo 17,4 persen. “Semua provinsi ini berada di kawasan timur Indonesia di mana sebagian besar daerah tertinggal berada,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (9/6). Marwan mengatakan, pengentasan...

Read More

PENGUATAN KELEMBAGAAN DALAM PENCAPAIAN INDUSTRIALISASI PERIKANAN BUDIDAYA

Industrialisasi perikanan yang saat ini menjadi jargon Kementerian Kelautan dan Perikanan merupakan sebuah kebijakan strategis yang diharapkan akan mampu mendorong jalannya siklus usaha perikanan budidaya secara berkelanjutan dan menjadi penggerak bagi pilar pertumbuhan ekonomi nasional yaitu Pro-poor, Pro-job, Pro-growth, dan pro-eviroment. Ada 3 (tiga) faktor kunci dalam konsep industrialisasi perikanan yaitu peningkatan nilai tambah (value added), efesiensi dan daya saing (bargaining position), dimana ke-tiga faktor tersebut akan mampu mendorong terciptanya iklim usaha yang positif sebagai upaya dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Namun perlu diingat, bahwa konsep ini akan berjalan dengan baik jika seluruh aspek penggerak siklus aquabisnis mampu...

Read More

99 PERSEN KAPAL EKS ASING TERLIBAT ILLEGAL FISHING

Jakarta. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan hampir 99,99 persen kapal eks asing terlibat dalam illegal fishing. “Setidaknya tidak melaporkan hasil tangkapannya,” ujarnya saat berkunjung ke kantor redaksi Tempo di Palmerah Barat, Jakarta, Selasa (26/5). Dalam kunjungannya, Menteri Susi didampingi Sekretaris Jenderal Sjarief Widjaja dan Ketua Tim Satgas IUU Fishing Mas Achmad Santosa diterima langsung oleh Redaksi Tempo dan jajarannya. Adapun topik yang dibahas adalah seputar illegal fisihing. Sejak November 2014 lalu, pemerintah melarang kapal eks asing mencari ikan di perairan Indonesia dengan menerbitkan kebijakan moratorium perizinan. Selama moratorium, terhadap kapal-kapal tersebut dilakukan analisis dan evaluasi oleh Tim...

Read More

MEMAKNAI DIMENSI LINGKUNGAN DALAM IMPLEMENTASI AKUAKULTUR BERKELANJUTAN

Sebagian besar insan akuakultur pasti tidak asing lagi jika mendengar istilah perikanan budidaya berkelanjutan (sustainable aquaculture). Istilah tersebut bahkan hampir disetiap kesempatan seringkali digaungkan, walaupun mungkin sebenarnya tidak sedikit diantara kita yang justru tidak tahu apa makna dari prinsip sustainability. Kita seringkali salah kaprah dalam memakani prinsip sustainable aquaculture, dengan seringkali menyamakan makna keberlanjutan (sustainability) dengan keberlangsungan (continuity). Padahal istilah keberlanjutan dengan keberlangsungan merupakan dua makna dalam konteks yang berbeda. Keberlanjutan lebih mengedepankan aspek lingkungan, sedangkan makna keberlangsungan lebih mengedapkan aspek bisnis. Kesalahan persepsi inilah, sehingga dalam implementasinya kegiatan usaha budidaya seringkali hanya mempertimbangkan faktor ekonomi semata. Dalam sejarah...

Read More
  • 1
  • 2

KOMITMEN TRANSPARANSI

FORM PENGADUAN LAYANAN PUBLIK

Pengaduan
Sending

JAJAK PENDAPAT

KEGIATAN BPBL AMBON

IMG-20170507-WA0007 IMG-20170507-WA0006 IMG-20170511-WA0008 IMG-20170511-WA0006 IMG-20170511-WA0005 IMG_0121 IMG_0113 IMG_0070 IMG_0027 IMG_0013 IMG_0005 IMG_9925 IMG_9923 IMG_9004 IMG_8982

Budidaya Ikan Konsumsi

Budidaya Clownfish

Gallery

IMG-20170507-WA0007 IMG-20170507-WA0006 IMG-20170511-WA0008 IMG-20170511-WA0006
Translate »