Bulan: Juli 2015

KKP SAMBUT BAIK PERUBAHAN RUU KARANTINA IKAN

Jakarta. Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) Narmoko Prasmadji mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyambut baik rencana penyusunan Rancangan Perubahan Undang-undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Menurutnya, Undang-undang yang berlaku saat ini masih terlalu sempit dan tidak bisa mengakomodir perkembangan terbaru karena hanya berkisar masalah hama dan penyakit ikan. Terkait hal itu, Ia menyampaikan beberapa masukan untuk penyusunan rancangan perubahan UU tersebut  pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Selasa (30/06). “Undang-undang ini sudah cukup lama dan banyak hal di dalam prakteknya...

Read More

PRESIDEN LUNCURKAN BPJS KETENAGAKERJAAN UNTUK NELAYAN

Cilacap. Presiden Joko Widodo meresmikan beroperasinya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dengan memberikan secara simbolis kartu BPJS yang diperuntukan bagi 5.000 nelayan di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa, (30/6). Turut hadir dalam acara peresmian itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Bupati Cilacap Suwarto Pamudji serta Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya. Hal ini sejalan dengan komitmen Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk memberikan perlindungan untuk nelayan. Sebelumnya, Ia meminta perusahaan dan pemilik kapal tuna memberikan asuransi untuk nelayan penangkapnya. Susi juga mematok angka pertanggungan minimum yang akan diterima keluarga ataupun nelayan yang terkena musibah. “Mohon kalau asuransi jiwa Rp 50 juta setahun. Itu sudah appropriate dan seharusnya diberikan dari perusahaan,” kata Susi dalam pertemuan dengan Asosiasi Tuna Indonesia (ASTUIN), Asosiasi Tuna Long Line, dan Himpunan Nelayan Purse Seine Nusantara (HNPN) pada Jumat, 27 Februari 2015 yang lalu. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya mengatakan, nelayan dipilih pemerintah karena mereka bekerja ditempat berbahaya dan berisiko saat bekerja. “BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung risiko yang terjadi pada nelayan yang sudah terdaftar di dalam kategori pekerja bukan penerima upah,” ujar Elvyn. Selain menggratiskan iuran selama tiga bulan untuk para nelayan, Presiden Joko Widodo juga membagikan 2.500 alat tangkap ramah lingkungan kepada 31 kelompok usaha bersama nelayan untuk membantu meningkatkan produktivitas pekerjaan...

Read More

JELANG LEBARAN, STOK IKAN TAHUN INI LEBIH BAIK

Jakarta. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin stok ikan menjelang lebaran tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Hal itu disebabkan pasokan ikan pada ramadan tahun ini jauh lebih baik dibandikan pasokan ikan pada bulan lalu. “Sementara ini, belum kita atur mengenai stok, harga referensi dan sebagainya”, ungkap Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP), Saut P. Hutagalung saat acara buka puasa bersama dengan media mengenai ketersediaan pasokan ikan selama ramadhan di lobby GMB III Kantor KKP, Jakarta, Senin, (6/7). Namun Ia mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan stok ikan menjelang lebaran. “Perlu kita beri ketenangan kepada masyarakat luas bahwa pangan dalam hal ini ikan cukup tersedia”, ungkapnya. Secara umum, pasokan ikan saat ini di beberapa kota besar cukup aman termasuk di kota-kota besar yang bukan produsen utama ikan seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya.  Pasokan ikan diperkirakan aman mengingat tidak terdapat faktor yang dapat mengganggu produksi seperti gelombang besar, banjir atau penyakit seperti yang terjadi tahun 2014. “Kebutuhan ikan selama bulan puasa tahun ini memerlukan kurang lebih 1,1 juta ton selama satu bulan lebih. Pasokan dari data yaitu 1,25 juta ton tahun ini. Itu artinya pasokannya lebih tinggi dari kebutuhan,” tegasnya. Dalam kondisi normal, perkiraan kebutuhan ikan nasional per hari sebesar 26.000 ton. Namun selama ramadhan, kebutuhan ikan per hari meningkat menjadi sebesar 31.000 ton per hari atau meningkat sekitar 20 persen....

Read More

KOMBINASI PAKAN BANDENG DAN ENZIM

Dulu pembudidaya ikan bandeng umumnya menggunakan pakan alami untuk pertumbuhan. Mereka hanya menebar benih dan membiarkan ikan besar sendiri selama 6 bahkan 1 tahun lamanya. Namun kini sebagian periode pemeliharaan ikan bandeng diberikan pakan pelet dengan kandungan protein 25 % untuk mempercepat pertumbuhan, setidaknya selama 2-3 bulan.   Sebagaimana diungkapkan Nutrisionis Pakan Ikan dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara Fairus Mai Soni, penggunaan pakan buatan dapat mempercepat pertumbuhan ikan bandeng. “Namun harga pakan yang relatif tinggi mengakibatkan keuntungan petambak menjadi sedikit,” sebutnya.   Dia sebutkan, ikan bandeng merupakan salah satu ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia,...

Read More
  • 1
  • 2

KOMITMEN TRANSPARANSI

FORM PENGADUAN LAYANAN PUBLIK

Pengaduan
Sending

JAJAK PENDAPAT

KEGIATAN BPBL AMBON

IMG-20170507-WA0007 IMG-20170507-WA0006 IMG-20170511-WA0008 IMG-20170511-WA0006 IMG-20170511-WA0005 IMG_0121 IMG_0113 IMG_0070 IMG_0027 IMG_0013 IMG_0005 IMG_9925 IMG_9923 IMG_9004 IMG_8982

Budidaya Ikan Konsumsi

Budidaya Clownfish

Gallery

IMG-20170507-WA0007 IMG-20170507-WA0006 IMG-20170511-WA0008 IMG-20170511-WA0006
Translate »