2Ambon. Guna memperkuat daya saing sumberdaya manusia dibidang perikanan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang akan mulai dilakukan pada awal tahun 2016 maka Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Ambon akan membuat standart kompetensi bidang perikanan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPPP Ambon, Mathius Tiku, M.Si pada kesempatan memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Penyusunan Kurikulum Kompetensi Bidang Perikanan pada Senin, 6 Juli 2015 bertempat di Aula Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon.

Menurut ketua panitia Moh. Arief Hidayat bahwa penyusunan kurikulum kompetensi bidang perikanan ini akan berlangsung beberapa tahap dan sebagai tahap awal akan dibuat Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada budidaya ikan hias klown. Moh. Arief Hidayat melanjutkan bahwa dalam penyusunan SKKNI ini BPPP Ambon bekerja sama dengan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon dan Universitas Pattimura Ambon dan pesertanya berasal dari seluruh pegawai BPPP Ambon, perumus dari Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon dan Universitas Pattimura.

Sementara it3u Kepala Sub Bidang Metode dan Kurikulum Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Lusia Dwi Hartiningsih, A.Pi, M.Si. menyatakan bahwa pembuatan SKKNI budidaya ikan hias klown didasarkan pada masukan yang diberikan dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan bahwa ikan hias klown telah dikembangkan dengan sangat berhasil oleh Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon. Ditambahkan juga oleh Kepala BPPP Ambon bahwa Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon telah dikenal sebagai sentral ikan hias laut di Indonesia.