Ambon, Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertanggung jawab atas seluruh kegiatan pelaksanaan percontohan kawasan perikanan budidaya rumput laut didaerah kerja, telah melaksanakan kegiatan Temu Lapang Rumput yang pada tanggal 11 November 2015 di Desa Langgur Kecamatan Langgur Kabupaten Maluku Tenggara Provinsi Maluku.

Hadir pada kegiatan Temu Lapang Tersebut Kepala BPBL Ambon, Ir. Nono Hartanto, M.Aq, Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tual Iwan Serang, S.Pi, Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara Lucky, S.Pi, Tim Teknis Demfarm rumput laut dan pembudidaya rumput laut di kabupaten Maluku tenggara dan Kota Tual yang berjumlah 25 orang.

Dalam sambutannya Kepala BPBL Ambon, Ir. Nono Hartanto, M.Aq menyatakan bahwa kegiatan Temu lapang rumput laut ini merupakan salah satu bagian bagian rangkaian kegiatan Program Demfarm budidaya rumput laut bibit kultur jaringan yang dilakukan BPBL Ambon di tahun 2015 ini. Dan sebagaimana diketahui bersama bahwa penggunaan bibit hasil teknologi kultur jaringan BPBL Ambon telah berhasil dengan baik dikembangkan di kelompok pembudidaya sasaran di Kabupaten Maluku tenggara dan Kota Tual. Oleh karena itu Nono Hartanto berharap agar para pembudidaya dapat menjaga bibit rumput laut kultur jaringan yang ada dan mengembangkannya lebih luas lagi sehingga bibit rumput laut kultur jaringan tersebut dapat membantu permasalahan bibit rumput laut yang ada di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual serta daerah-daerah lainnya di Indonesia Timur.

Pada kesempatan yang sama Kabid Budidaya Dinas Perikanan Kota Tual Iwan Serang, S.Pi dan Kasie Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara Lucky S.Pi, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPBL Ambon karena telah proaktif mendukung pengembangan rumput laut di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Iwan Serang menambahkan dengan adanya teknologi bibit kultur jaringan rumput laut yang dikembangkan BPBL Ambon dapat menjawab permasalahan utama usaha budidaya rumput di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual yakni masalah kualitas dan kuantitas bibit rumput laut sehingga dapat menjamin keberlangsungan usaha budidaya rumput laut di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Dan ini berarti menjaga pendapatan utama masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Sementara itu Syawal Serang, ketua kelompok pembudidaya rumput laut difur atas nama pembudidaya di Kabupaten Maluku tenggara dan Kota Tual mengucapkan terima kasih kepada BPBL Ambon karena dengan Program Rumput Laut Kultur Jaringan telah mengembalikan harapan para pembudidaya rumput laut yang ada. Beberapa tahun terakhir dengan menggunakan bibit rumput laut lokal kami selalu gagal panen, jangan untuk di jual untuk keperluan bibit saja kami kesulitan, tapi dengan bibit kultur jaringan kami dapat melakukan panen beberapa kali dan kami juga dapat menjual bibit ini kepada pembudidaya yang lain bukan saja di Maluku Tenggara dan Kota Tual tapi juga ke beberapa daerah lain di Provinsi Maluku seperti Kota Ambon dan Kabupaten Seram Bagaina Barat pungkas Syawal Serang.

 

Temu Lapang 6Temu Lapang4Temu Lapang 2