Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) akan terus meningkatkan capaian produksi perikanan budidaya pada tahun 2016. Data yang ada sementara menunjukkan capaian produksi perikanan budidaya pada tahun 2015 sebesar 17,6 juta ton.

Capaian produksi akan terus ditingkatkan pada tahun 2016 dengan target mencapai 19,4 juta ton. Komoditas utama yang diunggulkan dalam capaian produksi ini adalah rumput laut dan udang, baik udang windu maupun vaname.

Selain target produksi perikanan budidaya, DJPB juga terus mencapai target Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari DJPB pada tahun 2015 mencapai Rp18,9 miliar atau 162% dari target yang telah ditetapkan. Sebagian besar PNBP ini berasal dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) DJPB. Jadi di samping target produksi perikanan budidaya, target PNBP ini juga harus terus dicapai,” jelas Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/02).

DJPB juga siap mendukung program pembangunan pulau-pulau terluar dan perbatasan yang dicanangkan oleh KKP. Dukungan DJPB di antaranya melalui program Pembangunan Kawasan Kelautan dan Perikanan Terintegrasi (PK2PT).

“Kita juga mendukung pembangunan di pulau terluar dan perbatasan melalui program Pembangunan Kawasan Kelautan dan Perikanan Terintegrasi (PK2PT). Dukungan kita berikan dengan melihat potensi wilayah tersebut. Bisa berupa kebun bibit rumput laut, Karamba Jaring Apung (KJA), benih ikan, dan paket bantuan budidaya lainnya,” terang Slamet.