Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastu‎ti mengatakan, meskipun jumlah Angkatan Laut (AL) Indonesia relatif sedikit, tapi kinerjanya diakui di tingkat global. Dalam sebuah data yang ditemuinya, TNI AL Indonesia justru ditakuti di dunia. Bukan tanpa alasan, walau jumlahnya sedikit, tapi mampu mengamankan Indonesia yang wilayah lautnya terbesar ke dua di dunia.

“Saya mengerti AL dengan segala keterbatasan mengamankan laut luas yang disadari mungkin beberapa negara mengejek kita. Tapi sebetulnya ada sebuah dokumen yang menunjukkan dalam diskusi pakar ahli akademi United State itu salah satu AL yang ditakuti dunia adalah Indonesia‎,” kata Susi saat memberikan sambutan pada acara Pisah Kenal Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Satgas 115 di Jakarta, Senin (22/2).

Menteri Susi menambahkan, dengan jumlah sedikit, TNI AL Indonesia mampu mengusir banyak sekali pencuri ikan di Indonesia. “Saya bilang cari dunia mana, AL mana bisa mengusir 10 ribu, admiral dari lautan Indonesia kurang 1 tahun kecuali TNI AL dan KKP,” lanjutnya.

Pemberantasan pencurian ikan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan, pertumbuhan ekonomi dari sektor perikanan menyumbang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional.

“‎Pertumbuhan ekonomi di perikanan Indonesia 8,96 persen menimbulkan pertumbuhan GDP negatif Thailand minus 3,1 persen, suplai perikanan China minus 4,5 persen, belum Filipina belum lainnya,” ujar Susi.

 

Sumber : www.kkp.go.id