Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) harus menjadi agent of change dalam hal pemanfaatan dan transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini disampaikannya dalam Retreat KKP hari kedua, Selasa (23/2) di Hotel Century Jakarta.

Retreat ini dilaksanakan untuk mengubah hal-hal yang dapat dibetulkan. KKP sebagai agent of change, inisiatif membuat perubahan untuk penggunaan APBN yang transparan dan sesuai dengan pemanfaatannya. Kita harus menjalankan amanah pembelanjaan uang negara,” tegas Menteri Susi saat memberikan arahannya di hadapan para pegawai Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL).

Menteri Susi juga menjelaskan bahwa kunci peningkatan ekonomi kelautan ada di tangan para pegawai KKP. Dengan pemanfaatan APBN yang transparan dan sesuai dengan kebutuhan, kita dapat membantu ekonomi kelautan menjadi lebih baik.

“Anda sekalian dapat membantu ekonomi kelautan kita lebih baik. Memastikan anggaran keluar kepada yang benar dan menjanjikan. Bukan proyek-proyek fiktif lagi. Saya mengerti perbaikan tidak bisa radikal. Tahun ini kita harus buat yg betul,” tegasnya.

Lebih lanjut Menteri Susi menyatakan bahwa KKP harus mewujudkan program yang lebih nyata dan konkret. Harga-harga yang dimasukkan dalam APBN diharapkan lebih wajar, umum, dan benar.

“Kita tidak boleh asal habiskan anggaran. Tidak boleh ada kebocoran dan mark up. Anggaran yang kita keluarkan harus bisa dipertanggungjawabkan. Transparansi publik itu penting,” ujar Susi.

 

Sumber : www.kkp.go.id