Jakarta. Sebuah tim pendidik asal Jepang  mendatangi sekolah yang berlokasi di pedalaman Kabupaten Jember, untuk diberikan beasiswa melanjutkan kuliah di Jepang. Tak hanya beasiswa yang bakal didapatkan, namun para siswa SMK Perikanan dan Kelautan Puger itu bakal mendapatkan pekerjaan di Jepang.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Puger yang berdiri pada tahun ajaran 2001 itu, memiliki dua jurusan strategis di bidang perikanan dan kelautan. Yakni jurusan keahlian penangkapan ikan (NKPI) dan jurusan pengolahan ikan atau pengolahan hasil tangkapan perikanan (TPHP).

Semenjak dibuka sepuluh tahun lalu, sekolah yang berlokasi di pedalaman Kabupaten Jember dan berjarak sekira 40 km selatan kota Jember itu mendapat apresiasi dari orangtua wali murid. Sebab, sekolah kejuruan tersebut memiliki dua jurusan yang cukup langka untuk sebuah sekolah kejuruan.

Hebatnya lagi, siswa SMK Perikanan dan Kelautan Puger itu diberi kesempatan untuk mendapatkan beasiswa belajar di negeri Jepang. Bahkan, tidak sedikit para almuninya yang mendapatkan pekerjaan di negeri Sakura tersebut. Para siswa SMK Puger memiliki julukan dirinya sebagai taruna dan taruni.

Beasiswa itu akan diberikan kepada taruna yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti magang kerja di Negara Jepang, setelah mereka lulus sekolah nanti. Dan nantinya juga akan diberikan pendidikan bahasa Jepang selama dua bulan di Jakarta dan dua bulan berikutnya di Jepang.

Apabila mereka dinyatakan lulus seleksi, maka nantinya akan mengikuti magang kerja di sebuah perusahaan penangkapan dan prosesing ikan di Jepang, dengan nilai kontrak sebesar Rp. 260 juta, untuk masa kerja selama 3 tahun.

Selain mengikuti magang kerja di Jepang, siswanya juga mendapatkan kemudahan untuk melanjutkan kuliah maupun kerja di perusahaan penangkapan ikan dalam negeri, dengan gaji bersaing. Khusus yang mengikuti magang kerja ke Jepang, juga bisa melanjutkan kuliah ke beberapa perguruan tinggi dan langsung duduk di Semester III, melalui program beasiswa maupun biaya sendiri.

*berbagai sumber