Jakarta – Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mendapat pujian dari publik. Namun, hal itu masih perlu berbagai evaluasi dari internal KKP.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan, tahun ini KKP telah mengajukan pengurangan pagu anggaran di kementeriannya Hal ini dikarenakan melambannya pertumbuhan ekonomi dan rencana fiskal yang tidak sesuai apa yang diharapkan.

“Kita semua mengalami perlambatan ekonomi. Seluruh negara melamban pertumbuhan ekonominya. Rencana fiskal tidak seusai dengan yang diharapkan”, ungkap Menteri Susi saat membuka kegiatan Retreat Evaluasi Program Prioritas KKP Semester 1 Tahun 2016 di Balroom Gedung Mina Bahari 3, Jakarta,  Senin (27/6).

Menteri Susi juga meminta, penggunaan anggaran yang selama ini dilakukan, terutama dalam penyerahan bantuan, harus tepat sasaran. Dia meminta tidak ada lagi pihak maupun perorangan yang sama menerima bantuan.

Selain itu, Menteri Susi juga mengingatkan untuk selalu melakukan cek dan re-check kembali jika ada rekomendasi dari dinas terkait.

“Saya ingin mengubah pola-pola lama. Minta rekomendasi dinas ya boleh saja.  Tapi harus dicek lagi di lapangan. Sekarang sudah transparan. Akan malu kita yang dapat itu Kepala Dinas dan disewakan kepada nelayan. Bukan cerita baru, bahwa kapal-kapal besar itu punya Kepala Dinas”, terang Susi.

Menteri Susi pun meminta kepada seluruh Staff Ahli, pejabat eselon 1 hingga 4 untuk turun langsung ke lapangan, guna penyaluran bantuannya.

“Staff ahli juga saya minta turun ke bawah. Untuk melihat subvision kita ke depan. Jangan sampe 1 org ini punya KJA tiap tahun. Kita harus menyejahterakan orang dengan bantuan kita. Jangan membeli terus melepas gitu saja, bukan. Tetapi kontennya, tujuan utamanya membuat perekonomiannya tumbuh”, pungkasnya.

Adapun jika mengalami kesulitan dalam menemukan pihak atau masyarakat, Menteri Susi menginginkan dibuatnya komite atau rapat kerja khusus untuk menentukan penyerahan bantuan

“Kalau Bapak Ibu sekalian bingung mau diberikan kepada siapa, kan ada komite. Ditjen Budidaya dan Tangkap duduk bersama. Penyuluh juga dilibatkan. Kalau tidak tersalur anggarannya, ya lebih baik dipotong saja”, jelasnya.

Arahan yang diberikan Menteri Susi disambut baik oleh para pegawainya. Menteri Susi mulai membakar semangat para pegawainya untuk bekerja lebih efektif dan jelas.

Kegiatan Retreat Semester 1 Tahun 2016 ini rencananya akan digelar selama 2 hari, dari tanggal 27 – 29 Juni 2016. Diharapkan, setelah melakukan retreat periode kedua ini, kinerja seluruh staff KKP dapat membuahkan hasil dan bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran.

“Do you want to change? Jawab yes!”, tegas Susi.

Sumber : news.kkp.go.id