BPBL, Ambon. Lima pegawai Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon pada tahun 2016 ini dianugerahi satyalancana penghargaan wirakarya oleh Presiden Republika Indonesia. Lima pegawai tersebut dengan judul makalah masing-masing adalah Robianta Nurhadi, S.St.Pi Perbanyakan anemone karpet merah dalam upaya pelestarian dan menambah penghasilan nelayan, Rochman Subiyanto, M.Si teknologi pembesaran udang vanamei di keramba jaring apung, Doni G Patipeilohy, M.Si pemijahan ikan hias mandarin di bak terkendali, Erdi Asmaul Bashir, A.Md budidaya ikan hias banggai di keramba jaring apung dan Adi Hardianto, S.Pi pembesaran ikan hias dengan sistim resirkulasi sebagai usaha sampingan nelayan. Sebagaimana diketahui Satyalancana Wirakarya merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah dalam hal ini Presiden Republik Indonesia kepada warga negara yang dianggap berkontribusi dibidang teknologi dimana hasil karyanya tersebut telah digunakan oleh masyarakat.

Menurut Robianta Nurhadi, S.St.Pi salah satu pegawai yang mendapat penghargaan wirakarya tersebut  bahwa kelima pegawai tersebut memang telah menghasilkan paket teknologi terapan dimana paket teknologi mereka dituangkan dalam suatu makalah selanjutnya makalah tersebut dikirim ke Sekertariat Negara melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP yang selanjutnya diikutsertakan untuk penilaian oleh Tim penilai kantor Sekertariat Negara. Ditambahkan oleh Murtiono bahwa BPBL Ambon sendiri sebenarnya mengirim 10 makalah untuk dinilai tetapi yang mendapat pengahargaan hanya 5 orang.

Sementara itu di tempat terpisah Pelaksana Tugas Kepala BPBL Ambon Lutfi H. Murtiono, M.Si menyatakan sangat mengapresiasi capaian ini mengingat bahwa baru kali ini BPBL Ambon mendapatkan 5 penghargaan wirakarya. Harapannya hal ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi pegawai yang lain untuk mengikuti jejak ke 5 pegawai diatas. Ditahun-tahun mendatang kami mengharapkan agar lebih banyak lagi pegawai BPBL Ambon mendapatkan penghargaan seperti ini pungkas Murtiono.

 

rr-utks