JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyambut baik penyelenggaraan Indonesian Pearl Festival (IPF) 2016 yang akan digelar di Lippo Mall Kemang Jakarta, pada 9 – 13 November 2016 mendatang. Susi mengungkapkan, keindahan mutiara asli Indonesia sudah terdengar sampai ke luar negeri. Oleh karena itu, Susi menganjurkan masyarakat untuk membeli mutiara asli Indonesia dibandingkan mutiara air tawar dari Tiongkok.

“Buy Indonesian pearl. Katanya Indonesian pearl salah satu yang terbaik di dunia. Saya tahu ini malah dari (orang) Amerika. Kalau bagus, semua orang pasti akan kenal,” ujar Susi saat menyampaikan sambutan pada gelaran Pra Event IPF 2016 di Kantor KKP Jakarta, Rabu (12/10).

Ia mengungkapkan bahwa mutiara adalah salah satu jenis industri kelautan yang potensial untuk dikembangkan. Karenanya, dibutuhkan kolaborasi antar para pengusaha dengan stakeholder terkait. “Kita ingin lebih banyak perkawinan bisnis, agar tumbuh lebih banyak bisnis sektor kelautan dan perikanan,” ungkap Susi.

Dalam pra event yang merupakan bagian dari Marine and Fisheries Business and Investment Forum ini, Susi juga mengatakan bahwa pengusaha mutiara dapat bekerja sama dengan BUMN untuk memperluas jaringan usahanya. “Hari ini dengan mutiara masuk dalam Marine and Fisheries Business and Investment Forum sudah baik. BUMN harus bisa memacu sektor kelautan dan perikanan dengan memberikan kredit lebih banyak lagi,” ujar Susi.

Selain kerja sama, Susi mengungkapkan, mindset pengusaha mutiara juga harus diubah. Hal ini agar kerja sama antar berbagai pihak dapat berjalan dengan baik. “Mindset pengusaha mutiara dibuka. Kita ada forum pertemuan BUMN, mungkin nanti ada kerja sama,” ujar Susi.

Salah satu mutiara asli Indonesia yang terkenal sampai ke mancanegara yaitu mutiara Lombok. Susi mengungkapkan, mutiara asli Lombok jangan sampai kalah saing dengan mutiara budidaya air tawar dari Tiongkok. Untuk itu, merupakan tugas kita bersama untuk memperkenalkannya lebih luas lagi, baik kepada masyarakat lokal maupun masyarakat mancanegara.

“Pameran ini sudah salah satu yang sangat baik. Mutiara di Lombok jarang ada brosur, di Lombok itu juga ada mutiara dari Cina. Oleh karena itu, harus ada kerja sama antara asosiasi dan Dirjen PDSPKP. Menargetkan pasar, desain juga penting,” tegas Susi.

 

Sumber : http://kkp.go.id