Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak semua galangan kapal untuk mendukung program prioritas pembangunan kapal perikanan. Hal ini karena pihak galangan kapal adalah stakeholders yang bersentuhan langsung dalam proses pembangunan kapal perikanan.

Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Zulficar Mochtar mengatakan pengawalan dan pendampingan pembangunan kapal perikanan terus dilakukan. Pihaknya terus bekerja sama dengan Badan Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk mengawasi pembangunan kapal perikanan sehingga desain dan struktur kapal tidak menyimpang dari desain awal. Dengan begitu, standar keselamatan dan keamanan kapal tetap terjamin.

KKP menargetkan 1.719 unit kapal perikanan dengan beragam ukuran yang akan selesai pada akhir tahun 2016 dengan total anggaran sebesar Rp900 miliar. Dari total tersebut, kapal yang akan dibangun meliputi 18 unit kapal ukuran 30 GT, 73 kapal ukuran 20 GT dan 1.628 kapal ukuran 3-10 GT.

Direktur Utama CV Cisanggarung Putra Mandiri Artiman menyatakan kesiapannya dalam mendukung program pemerintah ini. Galangan yang  berlokasi tak jauh dari Kanal Banjir Timur, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara ini hanya mengerjakan 1 unit kapal ukuran 30 GT yang ditujukan untuk wilayah perbatasan di Natuna, Kepulauan Riau.

“Dari 8 unit kapal yang diajukan, kami hanya menyanggupi 1 unit karena waktu yang cukup mepet. Seleksinya ketat, jadi bukan tidak sanggup membangun kapal, tapi karena memang waktu yang minim,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Teknisi Galangan PT Kairos Anugerah Marina, Tangerang, Muali menjelaskan untuk mendukung program pemerintah dia harus melemburkan karyawannya hingga pukul 10 malam agar kapal dapat selesai tepat waktu. “Kalau tidak ada halangan, tanggal 20 Desember nanti kapal sudah sampai ke penerima di NTT dan Kepulauan Aru,” tuturnya.

Galangan yang berlokasi di pinggiran Sungai Cisadane, Kelurahan Kalibaru, Pakuhaji, Tangerang, Banten ini mengerjakan 3 unit kapal berbobot 20 GT. Menurut Muali, pihaknya dapat menyanggupi pembangunan kapal apabila diberikan waktu yang cukup. Apalagi kalau cetakan sudah tersedia, pengerjaan kapal pastinya akan sangat cepat.

Dia menambahkan, proyek pembangunan kapal dapat terlaksana dengan baik apabila sudah dimulai di awal tahun. Jika galangannya masih memenangkan proyek untuk tahun depan, pihaknya sanggup mengerjakan berapa unit pun, dengan catatan waktu kontrak di awal tahun.

 

Sumber :news.kkp.go.id