Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) menyerahkan bantuan sebanyak 16 ton pakan ikan dan 3 juta ekor benih ikan kepada para pembudidaya ikan yang menjadi korban banjir bandang Garut, Jumat (18/11).

Bantuan terdiri dari 1,3 juta benih ikan mas, 1,2 juta ekor benih ikan lele, dan 500 ribu benih ikan nila. Bantuan-bantuan tersebut diserahkan langsung kepada 13 kelompok pembudidaya ikan yang terkena dampak banjir. Kelompok pembudidaya ikan di antaranya berasal dari Kecamatan Banyuresmi, Karangpawitan, Bayongbong, Pasir Wangi, Garut Kota, Tarogong Kaler, dan Tarogong Kidul.

Bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada para pembudidaya untuk tetap semangat dalam melakukan usahanya. Bantuan ini juga sebagai upaya KKP dalam mewujudkan kedaulatan, keberlanjutan usaha, dan kesejahteraan pembudidaya ikan.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto menyampaikan belasungkawanya kepada masyarakat Garut pada umumnya dan khususnya para pembudidaya ikan yang terkena dampak banjir.

“KKP berkewajiban untuk membangkitkan semangat berusaha kepada para pembudidaya ikan, khususnya pembudidaya ikan yang terkena dampak bencana,” ujar Slamet.

Ke depannya Slamet berharap usaha yang dijalankan oleh pembudidaya ikan lebih memperhatikan lingkungan, baik lingkungan budidaya maupun lingkungan sekitar lokasi budidaya.

“Dengan demikian, lingkungan akan memberikan dampak yang positif dan menguntungkan, sehingga keberlanjutan lingkungan akan mendukung keberlanjutan usaha,” pungkas Slamet.

 

Sumber : news.kkp.go.id